Sunday, September 18, 2011

9/11 remembered, 9/17 forgotten...



Twenty-nine years have past, my goodness. Their families will never forget them. Neither will they forget the extremes of inhumanity and human compassion, the ugliness and beauty, the laughter and grins while murdering with a disregard for humanity and life impossible to comprehend, and the tears and cries of deepest despair and suffering no human being, not even an animal should experience.

It was the day when the world failed the Palestinians. To the 4,800 victims (official figures by the ICRC in 1983) of Sabra and Shatilla massacre, we still remember...

13 comments:

son of jesus said...

the number of victims in new york and palestine are almost the same but the whole world was forced to remember 9/11.

that shows how the west and the americans value the lifes of other people....

sucks!

saleem khan, lahore said...

yes, they were forgotten just because the americans wanted it to be forgotten. israel didnt want to accept responsibility in it. sabra and shatila is just another episode of international injustice!

don kisot said...

beginilah malang dan terbiarnya orang palestin.

sehingga hari ini, pembunuhan ke atas mereka dianggap oleh israel, amerika dan pihak barat sebagai satu perkara biasa, ibarat penyembelihan ayam dan kambing.

kalau 9 sept dianggap sebagai tarikh dunia untuk berkabung, 17 sept pula untuk berpesta.

sampai bilakah orang islam dan dunia yang bertamadun dapat membiarkan hal seperti ini berlaku?

Anonymous said...

9/11 was a US game. they put all the blames on the muslims, al-qaeda and iraq.

but as more truth unveils, no action is taken against bush and blair.

u call this just?

panji semerang said...

sama seperti kerajaan lain, kita cuma boleh mengutuk dan mengecam je...


nak lawan amerika dan israel? heheheheeh.....

sori jai, aku memang geram dengan amerika dan israel ni. aku juga marah dengan orang arab yang bersengeketa sesama sendiri tetapi gagal bersatu untuk berdepan dengan israel.

tareeq said...

sir,

the lives of one american or one israeli is equivalent to 1,000 to 3,000 palestinians.

that is why the world does not pay any attention to the plight of the palestinians.

samad the bilal said...

jai,

kita patut sedekah al-fatihah kepada mereka yang terkorban di sabra dan shatila.

mereka adalah manusia tidak berdosa!

al-fatihah

a palestinian in KL said...

sabra and shatila will be forgotten forever if not for people like you who got a lot of hearts for the victims, sir.

may god bless us!

Anonymous said...

salam,

kejadian di sabra dan shatila ada pengajarannya kepada umat islam dan arab - perpecahan mereka diambil kesempatan oleh israel, amerika dan sekutunya...

oleh itu, insaflah!

ahmed harkat, sidon said...

i was there, my bro.

ummi said...

assalamualaikum tuan.

posting ini mengingatkan kita kepada kekejaman rejim israel. kita tidak bermusuhan dengan orang yahudi tetapi bencikan perbuatan dan tindak-tanduk amerika serta rejim sekutunya di tel aviv.

sampai bila-bila pun nasib orang palestin tidak akan terbela jika bangsa-bangsa bersatu terus tunduk kepada telunjuk washington.

nasib palestin lebih banyak ditentukan oleh bangsa arab dan umat islam sendiri. malangnya, mereka ini tidak bersatu dan hari ini diporakperandakan pula oleh agenda barat.

dapatkah kita mempelajari sesuatu daripadanya?

jeremiah said...

i will still shed tears each time watching the video and the photo... as much as i cry for the victims of 9/11

where is humanity here? whether we are christians, muslims, hindus or judaism, why must we kill each other?

gunung daik said...

ariel sharon sudah coma hampir 3 tahun. alam sakaratul mautnya amat sengsara.

inilah balasan tuhan terhadap kezalimannnya!

allahuakbar!